Nama Situs Termahal Didunia

Nama situs ( domain) internet sejatinya bisa didapat hanya dengan membayar ratusan ribu saja, yang bisa dibayar bulanan atau tahunan.
Namun, tak menutup kemungkinan nama domain menjadi mahal, jika nama tersebut memang diincar dan sesuai kebutuhan, terutama untuk segmen korporat.

Ialah Voice.com, sebuah domain milik MicroStrategy, yang baru-baru ini dibeli oleh perusahaan penyedia solusi blockchain, Block.one. Domain tersebut dibanderol dengan harga 30 juta dollar AS atau sekitar Rp 423 miliar.

Kabarnya, Voice.c0m akan dijadikan oleh Block.one sebagai media sosial pesaing Facebook, bernama “Voice”.

Termahal di dunia

Dengan banderol harga tersebut, kini domain Voice.com menjadi nama domain internet termahal di dunia.

Sebelumnya, domain internet termahal di dunia dimiliki oleh Sex.com yang dijual dengan harga 13 juta dollar AS (Rp 183 miliar) pada 2011 lalu.

Kendati begitu, predikat nama domain termahal ini mungkin membuat beberapa orang keliru.

Sebab, jika Anda menelusuri dunia maya lewat Google Search, maka anda akan menemukan beberapa informasi yang berbeda terkait “nama domain termahal”.

Hal itu disebabkan karena beberapa situs, seperti GoDaddy, melaporkan informasi domain termahal yang dibeli bersama dengan konten atau layanan serta bisnis di dalamnya, seperti CarInsurance.com (49,7 juta dollar AS) atau VacationRentals.com (35 juta dollar AS).

Seperti yang telah disebutkan, Block.one sendiri membeli domain Voice.com tanpa konten di dalamnya, artinya hanya memang hanya nama domain-nya saja.

Lalu, siapa sebenarnya Block.one yang rela mengeluarkan uang ratusan miliar rupiah hanya untuk nama domain saja?

Sekilas Block.one

Nama Block.one boleh dibilang merupakan nama asing di telinga kita, dan terkesan meragukan. Sebab, perusahaan itu hingga saat ini belum memiliki produk yang digunakan oleh orang banyak.

Kendati begitu, mereka adalah perusahaan yang menggadang mata uang kripto serupa Bitcoin yang diberi nama Eos.

Mereka juga berinvestasi di sejumlah platform internet yang asing di telinga pula, seperti Everipedia dan High Fidelity, dan memiliki rencana membangun media sosial pesaing Facebok bernama “Voice”.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pakai Slack dan Google Docs Microsoft Larang Karyawannya

Thu May 9 , 2019
Microsoft membuat sebuah kebijakan baru untuk para karyawannya. Perusahaan teknologi ini melarang seluruh karyawan untuk menggunakan layanan dari kompetitornya seperti Slack dan Google Docs. Kebijakan tersebut disebarkan kepada lebih dari 100.000 karyawannya melalui sebuah dokumen. Menurut catatan dalam dokumen tersebut, aplikasi milik kompetitor seperti Slack tidak menyediakan fungsi kontrol yang […]